Kamu bisa mengenalku dari setiap senyum yang kuberikan karena menurut sahabatku, aku wanita yang mudah tersenyum, seorang wanita biasa dan sederhana, yang selalu ingin memperbaiki diri dan berkembang menjadi manusia lebih berguna untuk sesama. ~Khairunnas anfa'uhum linnas..~
Ketika jari-jari bunga terbuka mendadak terasa. Betapa sengit cinta kita cahaya bagai kabut, kabut nyala. Di langit menyisih awan hari ini. Di bumi meriap sepi yang purba. Ketika kemarau terasa ke bulu-bulu mata, suatu pagi ada sayap kupu-kupu, di sayap warna.
“Guruku mengatakan, coba tatap wajah suami di saat tidur. Pikirkan, seseorang yang tidak ada hubungan darah dengan kita, tiba-tiba sekarang berjuang untuk kita. Mencari nafkah, membahagiakan kita...” ― Asma Nadia ―
Tidak ada komentar:
Posting Komentar