2 Januari 2010
Mendung senja mencakar cakrawala
Bersama rintik hujan yang mengantarkan malam
Menyelimuti kerinduan sepasang kekasih
Menyalakan api cinta yang terus bersemi
Paras wajahnya nan elok memeriahkan malam
Tanpa sunyi menguak tabir keheningan
Dengan pelukan dan kebisuan penuh tatapan cinta
Setiap detik senyumannya, adalah helaian nafas kehidupan cinta.
Memompa aliran darah dalam detakan jantung
Memicu waktu bagiku untuk tetap terus mencintainya..
Wahhh, daebak!!
Masih ketemu aja ini puisi jaman-jaman LDRan...hahahaaaaaaa
Bogor, 11 November 2021
Salam kangen-kangenan....







Tidak ada komentar:
Posting Komentar