Rabu, 25 Januari 2017

Rindu _ Spasi Jarak

Cinta menunduk bukan karna ia malu,
Bukan tercampak seperti bunga layu,
Tetapi karna cinta terlarang untuk merindu…

Sungguh,
Cinta tampak tak sesempurna warna,
Tak jua indah sempurna,
Namun bias merona dalam terang purnama,
Menghantar senyummu dekat di depan mata
Yang menawan rindu menjadi candu sketika…

Lalu kini apa maunya hati?
Menjerit-jerit tak mengenali diri..
Menangisi cinta di pelupuk hati terjeda spasi,
Merawati rasa siang dan malam terkian sepi,
Dan lalu mengelupasi hari,
Menyayat diri hingga ke serat-serat nadi…

Berharap segera kau di sini, di sisi…



When love surrender, it doesn’t mean shy…
It doesn’t look like a drooping flower
It is because the forbidden feeling to point..

In fact,
Love doesn’t look as perfect as a colour
Neither does the beauty
The light in the full moon.
Take your smile to close my eyes..
And your smile, can change the longing into a fondness..

Now, what does the heart want?
Suddenly, it screams unrecognizably,
Fill the love close into a ladder heart..space...
Keep the daylight and quite night then shed the day,
Slash alone till the tight pulse...
Longing space distance....

Rindu _Spasi Jarak
by. MJU



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Simple I am

Foto saya
Kamu bisa mengenalku dari setiap senyum yang kuberikan karena menurut sahabatku, aku wanita yang mudah tersenyum, seorang wanita biasa dan sederhana, yang selalu ingin memperbaiki diri dan berkembang menjadi manusia lebih berguna untuk sesama. ~Khairunnas anfa'uhum linnas..~
 

Ruang Utami™ Design by Insight © 2009