Bismillahirrahhmanirrahiimm..
Dipikir2 bisa jadi fakta ya, wanita jika sedang ada masalah, menderita,
bete, tersakiti, kondisi sakit atau patah hati rasanya semua orang dan alam
semesta juga harus tahu..heuuu.. apalagi kalo ada masalah, sensinya
naudzubillah.. :)
Plus
kalau melakukan kesalahan pada pasangan, terkadang justru memutarbalik keadaan
seolah-olah dia menjadi korban dan menuntut agar si prianya dibuat mengaku
salah dan meminta maaf.. nah loh.. hahaha .. *pengalaman pribadi**
(Dalam
konteks saya, hanya pada masalah yang disebabkan wanita itu sendiri)
Juga
wanita jadi tidak berpikiran maju dan sedikit kekanakkan jika sedang ada
masalah baru, lalu terus-menerus mengungkit masalah lama, membangkit andil
paling besarnya jasa, dan paling merasa perduli dan perhatian.
Gk lama
kemudian sudah sesak dalam hati **bermain perasaan**, wanita pun mulai
menitikkan airmata..
Hmm.. Tangisan bukanlah cara
cantik menyelesaikan masalah tetapi semakin memperkeruh masalah. Suatu saat
masalah itu datang lagi karna belum sama sekali terpecahkan. Hadapi dengan hati
yang tegar, sabar, bicara dari hati ke hati, ungkapkan segala kesakitanmu
padanya, dengarkan pula apa rasanya, saling memberi pengertian, selesaikan
dengan tenang...
**bicara
itu mudah katamu, kataku aku pernah mengalaminya**
Kita
sebagai wanita harus menyadari dan mengakui kesalahan yang kita perbuat
sendiri. Dewasa dengan menghadapinya tanpa tangisan yang dengan tangisan
meminta simpati dan melemahdayakan priamu..
Wanita
dengan multi perannya sebagai istri :
harus
bisa membagi peran sebagai ibu rumah tangga yang baik, koki yang hebat, sahabat
yang setia mendengar dan perduli, ibu yang penyanyang dan pengasih, ayah yang
menguatkan kala futur semangat, teman wanita penghibur kala lelah dan sedih,
adik yang mau dididik dan dibimbing, juga kekasih yang penuh dengan cinta..
Be wise
dalam permasalahanmu!
Dedicated
for my Lovely Hubby.,
Thanks udah terus konsisten
saling memahami dalam segala perbedaan diantara kita..
Salam romansa,
Depok, 25
Januari 2017







Tidak ada komentar:
Posting Komentar